Posted by: selamugm | Wednesday, 24 April 2013

Jambore Fopmi IV

Kepulauan Seribu di utara Jakarta menjadi tempat persinggahan ke – 4 petualang – petualang laut muda dari seluruh Indonesia. Jambore Forum Penyelam Mahasiswa Indonesia ke – 4 ini dimulai dari tanggal 8 April dan berakhir 12 April 2013 dengan tema “Yang Muda Yang Menjaga Laut”. Peserta Jambore FoPMI IV pada hari pertama berkumpul di Pusat Kegiatan Mahasiswa UI dengan tuan rumah Mapala – UI. Hari pertama Jambore FoPMI 4 ini dimulai dengan dibukanya Kongres Pertama Forum Penyelam Mahasiswa Indonesia. Kongres Pertama ini menghasilkan AD/ART FoPMI dan mengangkat ketua baru FoPMI. Kongres berakhir tanggal 10 April 2013 yang kemudian dilanjutkan perjalanan menuju Kepulauan Seribu.

 _DSC1508

 _DSC1602

Pulau Pramuka menjadi base camp peserta Jambore FoPMI 4 selama di Kepulauan Seribu. Malam pertama di Pulau Pramuka dilanjutkan perkenalan dari peserta Jambore FoPMI 4 diantaranya adalah Mapala – UI sebagai tuan rumah, Unit Selam UGM, FDC UNHAS, FishDIC UB, FishDIC IPB, Anemon UNILA, UKSA – 387 UNDIP, Red Fish, Nautika ITB, dan mahasiswa umum. Penyelaman pertama dilakukan keesokan harinya tepat pukul 8 pagi di sekitaran Pulau Panggang. Jarak pandang pada dive pertama kurang baik karena arus di bawah lumayan kencang. Jarak pandang yang jelek pada dive pertama terbayar dengan dive kedua di sekitaran Pulau Semak Daun.

Kegiatan hari terakhir di Pulau Pramuka yaitu Pemutaran film tentang kelautan dan baksos pembagian buku kelautan yang bertempat di SMAN 69 Jakarta. Tepat pukul 2 siang kita meninggalkan Pulau dengan penuh kenangan indah bersama petualang – petualang laut dari seluruh Indonesia. Jambore kali ini menambahkan kesan yang menarik pada kekayaan bawah laut Indonesia yang beraneka ragam khususnya di Kepulauan Seribu dan juga tidak lupa canda tawa peserta Jambore FoPMI 4 yang tidak dapat diungkapkan dengan kata – kataJ. Pesan yang disampaikan pada Jambore FoPMI 4 ini adalah anak – anak sekolah harus kita ajarkan sejak dini melalui buku – buku tentang kelautan agar kelak dapat menjaga kekayaan bawah laut Indonesia sampai anak cucu mereka nanti.

Oleh : Muhammad Nur Hafiizh (Black Jawfish GADISO/XX/BI/0299)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories