Posted by: selamugm | Monday, 26 November 2012

Latian Gabungan Search And Rescue

Yogyakarta – Seluruh UKM Universitas Gadjah Mada melakukan latihan gabungan berupa kegiatan Search And Rescue yang dilakukan pada tanggal 24-25 November 2012. 24 November 2012, Berupa penyampaian materi para peserta dikenalkan tentang manajemen perjalanan yang disampaikan oleh Unit Menwa, radiokomunikasi disampaikan oleh Unit Pramuka, pertolongan pertama gawat darurat disampaikan oleh Ukesma, evakuasi medan khusus air (water safety & rescue) disampaikan oleh Unit Selam, dan orientasi medan serta evakuasi medan khusus darat disampaikan oleh Mapagama. Dilanjutkan acara api unggun dihalaman menwa para peserta dari berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa dikumpulkan untuk mengakrabkan suasana, detik demi detik pun berlalu hingga lelah terasa oleh tiap peserta. Tenda pleton menjadi atap untuk para peserta memejamkan mata di halaman menwa.

Ayam mulai berkokok dan matahari terlihat di ufuk timur, aktifitas para peserta dimulai kembali. Suara tronton TNI pertanda para peserta dan panitia harus menyiapkan peralatan yang ingin di bawa, 2 truk tronton dipakai sebagai sarana menuju Hutan Wanagama tempat Simulasi Search And Rescue dilakukan, angin semilir terasa mengalir kedalam tronton membuat banyak para peserta dan panitia menjadi mengantuk dan akhirnya tertidur pada saat perjalanan. Sekitar 1 jam perjalanan ditempuh untuk menuju Hutan Wanagama, sesampai di Hutan Wanagama peserta dibagi menjadi 4 kelompok Serta di pandu oleh 1 pendamping dari panitia, dengan di bekali peralatan orientasi medan seperti protaktor, dragbar, kompas, parang, HT, Gps, dan peralatan pribadi pendukung para peserta melakukan simulasi pencarian korban. Para peserta bergerak mengikuti alur yang telah di berikan panitia dengan menggunakan protaktor, kompas, serta GPS sebagai alat orientasi, dan Ht sebagai alat komunikasi. Tujuan rute yang di sampaikan pada 4 kelompok tersebut dimaksudkan untuk mengevakuasi 1 korban dan hal itu merupakan penerapan teori sebelumnya baik dari penanganan korban dan evakuasi korban ke tempat yang aman, dan pada akhirnya tujuan terakir ialah penyebrangan sungai yang berarus deras. Simulasi dari teori yang sudah diberikan, peserta menyebrangi sungai tersebut dengan menggunakan life jacket, serta webbing untuk perlengkapan keselamatan diri. Satu  per satu peserta melewati sungai dengan beberapa sedikit kendala di karenakan ada beberapa peserta yang  tidak bisa menahan arus air, setelah melewati sungai berarus tersebut. Setelah berbasah ria para peserta beristirahat makan siang. Senja pun tiba dengan hujan rintik-rintik yang membasahi para peserta, dilakukan packing dan pengelistan barang yang kemudian kembali ke gelanggang mahasiswa untuk acara pembubaran [ P dan AP ]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories